SMP Negeri 2 Kedungpring turut berpartisipasi dalam Word Peace Projek melalui program kemitraan siswa internasional tiga negaraa antara Indonesia (SMP Negeri se-Kab. Lamongan), Jepang (Aki Fuchu SHS), dan Filipina (Immaculate Conception School of Baliuag HS). Hal ini sesuai dengan Amanah UUD 1945 bahwa segala bentuk penjajahan di dunia ini harus dihapuskan (11/07/2022).
Kegiatan ini bertema Sasaki Sadako yang merupakan kisah nyata tentang seorang gadis kecil Jepang yang melawan pedihnya efek bom atom. Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lamongan, Abdul Rouf berharap para peserta didik sebagai generasi muda Lamongan dapat mengambil hikmah dari kisah tersebut.
“Dalam pertunjukan Sadako ini, para siswa Aki Fuchu menyampaikan pesan kepada masyarakat seluruh dunia bahwa sangat penting menjaga perdamaian dunia. Juga menyadari bahwa dampak peperangan, permusuhan, kekerasan, apalagi perang nuklir dampaknya sangat berbahaya, “jelas Wabup Abdul Rouf.
Meski dilaksanakan melalui media zoom, kegiatan ini sangat menarik dan menginspirasi. Kegiatan ini bisa menjadi inspirasi dalam penyusunan projek penguatan profil pelajar Pancasila dimensi berkebinaan global.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Munif Syarif dalam sambutannya berharap tidak ada lagi prang di dunia ini. Projek perdamaian ini sangat bagus sekali dan layak diperkenalkan sejak dini kepada para peserta didik. Beliau mengungkapkan terimakasih atas kesempatan kerja sama ini dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada siswa-siswi Aki Fuchu SHS.
Kegiatan virtual ini dihadiri oleh Mr. Takahashi Makoto, Kepala SMA Aki Fuchu, Mr. Koshiba Hiromi, President of Fuvu International Relationship Association, Ms. Nakamura Yurie, The Master of Sadako’s Picture-Story Show, dan Mr. Dennis Mendoza, Kepala Sekolah Immaculater Concetion School of Baliuag HS.

