
Kedungpring, Lamongan – Semangat kemerdekaan begitu terasa dalam perayaan Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia di Kecamatan Kedungpring. Salah satu acara yang paling dinantikan adalah karnaval budaya yang diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk SMP Negeri 2 Kedungpring. Dengan penuh semangat, siswa-siswi SMPN 2 Kedungpring menampilkan beragam kreasi dan inovasi dalam karnaval yang meriah ini. Tak lupa siswa siswi yang tergabung dalam tim drum band juga menunjukkan aksi yang memukau dengan lagu-lagu penuh semangat.

Kegiatan karnaval ini dilaksanakan 2 kali yakni di Kecamatan Kedungpring pada tanggal 13 Agustus 2024 dan di Desa Dradahblumbang pada tanggal 1 September 2024. Karnaval dipimpin langsung oleh Ibu Hibatun Wafiroh selaku Kepala Sekolah, Rombongan karnaval SMPN 2 Kedungpring berjalan kaki sejauh 5 kilometer menyusuri jalan-jalan utama sesuai rute yang ditentukan. Tidak hanya sekadar berjalan, para peserta juga menampilkan koreografi yang kompak dan memukau. Sebagian peserta mengenakan kostum-kostum karnival yang sangat beragam dan kreatif. Masing-masing kelompok peserta dari SMPN 2 Kedungpring menyajikan tema yang berbeda-beda, menampilkan kekayaan budaya Indonesia. Semua penampilan ini berhasil memukau para penonton yang memadati sepanjang rute karnaval.

“Kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda, khususnya siswa-siswi SMPN 2 Kedungpring, sangat menghargai keberagaman budaya Indonesia,” ujar Ibu Hibatun Wafiroh. “Melalui karnaval ini, kami berharap dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan melestarikan budaya bangsa,” tambahnya..

Selain menampilkan aneka budaya, peserta karnaval juga berlomba-lomba untuk berkreasi dengan kostum karnaval yang unik dan menarik. Kegiatan ini mendidik para siswa untuk berlatih menguatkan karakter mandiri, kreatif, kolaboratif, bertanggung jawab, dan cinta tanah air dan dilaksanakan dengan pendekatan yang menyenangkan.
Kehadiran SMPN 2 Kedungpring dalam karnaval budaya ini tidak hanya memberikan warna tersendiri, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa sekolah ini sangat peduli terhadap pelestarian budaya bangsa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi antara siswa, guru, dan masyarakat. Antusiasme masyarakat terhadap karnaval budaya ini sangat tinggi. Ribuan pasang mata tertuju pada setiap kelompok peserta yang melintas. Terlebih di Desa Dradahblumbang, SMP ini merupakan satu-satunya lembaga yang menampilkan drum band. Sorak sorai penonton semakin menambah semarak suasana karnaval.

“Karnaval ini sangat meriah dan menghibur. Selain itu juga mengenal berbagai kreasi dari para pelajar kita,” ujar salah seorang penonton. “Saya sangat bangga dengan kreativitas anak-anak muda kita,” tambahnya.

Tampak peserta karnaval cukup menikmati perjalanan dan sering berinteraksi dengan penonton. Ibu-ibu guru larut bersama siswa-siswi dan memimpin gerakan koreografi dengan lincah sambil berjalan menuju titik finish yang ditentukan. [Wf]

